Lumut seringkali kita temukan dibeberapa tempat yang lembab dan basah seperti ditembok rumah, dinding kamar mandi, pagar, batu dan lain sebagainya. Lumut atau bryophyta adalah sebuah tumbuhan kecil berwarna hijau yang hidup didarat dan memiliki ukuran paling besar kurang dari 50 cm. Lumut dapat membuat makanan sendiri karena memiliki sel plastid yang bisa menghasilkan klorofil A dan B.
| gambar lumut daun |
Tumbuhan lumut memiliki siklus hidup bersifat metagenesis. Sporofit pada awalnya akan menghasilkan spora yang nanti menjadi protonema. Gametofit kemudian terbentuk dari protonema ini dimana gametofit memiliki satu sel kromosom yang disebut haploid (n) dan menghasilkan gametangium (organ reproduksi) yang disebut anteredium pada jantan dan arkegonium pada betina. Gametangium (organ reproduksi) ini dilindungi oleh sebuah daun khusus yang disebut bract.
| gambar lumut hati |
Tumbuhan lumut termasuk dalam anggota kingdom Plantae. Kingdom Plantae lebih dikenal dengan sebutan tumbuhan yang merupakan salah satu organisme eukariotik multiseluler dengan dinding sel dan klorofil. Kingdom Plantae diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu :
1. Filum Pteridophyte (tumbuhan paku)
Tumbuhan paku memiliki organ sejati dan jaringan pengangkut yang
disebut kormus. ini bereproduksi secara aseksual dengan menggunakan
spora. Umumnya tumbuhan paku memiliki habitat hidup didaerah hujan
tropis dan hidup mengapung di air. Tumbuhan paku memiliki ciri batang,
akar, dan daun yang mudah dibedakan. Terdapat juga spora pada bagian
bawah daun dan daun muda yang tumbuh menggulung (circinnatus).
2. Filum Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Contoh dari filum spermatophyta adalah padi, jati, dan jagung.
Tumbuhan ini berkembang biak dengan adanya biji yang berasal dari
pembuahan benang sari dan putik. Tumbuhan biji memiliki organ sejati
seperti daun, akar, dan batang yang mudah dibedakan. Berdasarkan jenis
bijinya, dibagi menjadi dua yaitu tumbuhan berbiji tertutup dan tumbuhan
berbiji terbuka
3. Filum Bryophyta (tumbuhan lumut)
Tumbuhan lumut tidak memiliki organ sejati seperti daun, batang, dan
akar. Tumbuhan ini juga tidak memiliki pembuluh angkut xylem dan floem
dan biasanya ditemukan didaerah lembab dan teduh. Tumbuhan Lumut
memiliki bebeberapa struktur sebagai berikut :
1. Kolumera
Kolumera merupakan jaringan yang tidak terlibat dalam beberapa pembentukan spora.
2. Seta
Seta adalah batang yang dimiliki oleh lumut.
3. Aposifis
Aposifis dilengkapi sebuah kotak spora yang dapat diperlebar di bagian ujung.
4. Vaginula
Adalah struktur tubuh lumut berupa akar yang tertutupi oleh sisa dinding archegonium.
5. Caliptra
Caliptra dapat ditemukan pada sebuah dinding archegonium yang menjadi kap pada kotak spora
| gambar lumut tanduk |
Tahukah kamu kalau lumut ternyata diklasifikasikan menjadi 3 kelas yaitu lumut daun (bryopsida), lumut hati (Hepaticophyta) dan lumut tanduk (Anthoceropsida) ? berikut gambar lumut daun, gambar lumut hati, gambar tumbuhan lumut, dan gambar lumut tanduk beserta deskripsinya :
1. Lumut daun
Lumut daun adalah lumut yang paling sering kita temukan dalam
kehidupan sehari - hari. Bryophyta memiliki jumlah sekitar 10.000
spesies yang terbagi menjadi 3 ordo yaitu Andreales, Bryales, dan
Sphagnales. Lumut daun biasanya ditemukan di tanah gundul yang sering
mengalami kekeringan, diatas pasir bergerak, rerumputan, batu, batang
pohon, dan rawa - rawa.
Berikut adalah ciri - ciri lumut daun :
a. Tidak memiliki sel atau jaringan
b. Bentuk akarnya berupa rhizoid
c. Memiliki batang yang bercabang, tegak, dan berdaun kecil
d. Mempunyai stomata dan kutikula yang mencegah tumbuhan untuk kehilangan air
2. Lumut hati
Lumut hati biasanya tumbuh pada tanah mineral lembab seperti di
daerah perbukitan atau pegunungan dan juga dapat ditemukan didalam dasar
hutan yang lebat. Lumut yang juga dikenal dengan nama hepaticophyta ini
memiliki bentuk seperti lembaran yang memiliki banyak lekukan seperti
hati. Struktur tubuh lumut hati terdiri dari daun, batang, dan akar.
Dibawah ini adalah ciri - ciri lumut hati :
a. Ada arkegonium dan anteridium berbentuk seperti paying pada permukaan dorsal gametofit
b. Struktur batang dan daun talus gametofitnya tidak dapat dibedakan
c. Memiliki akar yang berupa rizoid
d. Mempunyai bentuk talus gametofit yang berbentuk pipih dorsivental
e. Memiliki talus sporofit yang memiliki ukuran sangat kecil sehingga hampir tidak terlihat
3. Lumut tanduk
Lumut tanduk merupakan spesies pertama yang dapat menempati
wilayah terbuka dan lembab seperti di lereng gunung dengan tanah mineral
yang lembab. Lumut tanduk mempunyai bentuk sporofit runcing dan panjang
serta dapat tumbuh setinggi 5cm. Lumut yang memiliki nama lain
Anthoceropsida ini memiliki struktur tubuh yang hanya terdiri dari
spongarium tanpa seta. Berikut ciri - ciri Lumut Tanduk :
a. Memiliki talus gametofit yang berbentuk pipihh dorsiventral
b. Memiliki akar rizoid
c. Mempunyai struktur daun dan batang yang tidak dapat dibedakan
d. Permukaan dorsal talus gametofit mempunyai gametangium (anteridium dan arkegonium)
e. Adanya pembelahan sel - sel pada daerah kaki menyebabkan adanya talus sporofit berbentuk tanduk atau jarum kecil.
f. Lumut Tanduk memiliki struktur tubuh berupa talus namun sporofitnya mempunyai bentuk kapsul yang memanjang.
g. Lumut Tanduk memiliki sel yang terdiri dari satu kloropas
Tumbuhan lumut memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan berperan penting dalam
kehidupan manusia. Berikut beberapa manfaat lumut :
1. Memberikan suplai oksigen
Lumut merupakan tumbuhan yang juga memiliki zat hijau atau
klorofil. Oleh karena itu lumut juga melakukan fotosintesis seperti
tumbuhan pada umumnya. Salah satu hasil dari fotosintesis adalah oksigen
yang sangat diperlukan oleh manusia.
2. Menahan erosi dan mengurangi resiko banjir
Lumut memiliki sifat menyerap air yang sangat baik sehingga
membuat tanah yang ditinggalinya terjaga kepadatannya. Oleh karena itu,
pengikisan tanah dapat dicegah oleh adanya lumut.
3. Meningkatkan sumber air
Musim kemarau memberikan potensi kekeringan yang membuat suplai
air kepada manusia bisa berkurang secara drastis. Lumut membantu
meningkatkan proses penyerapan air pada musim kemarau menjadi lebih
cepat sehingga dapat menjaga sumber air didalam tanah atau sumur.
4. Bahan baku pengobatan
Selain sederet manfaat diatas, lumut juga memiliki peran sebagai
bahan baku pembuatan obat diantaranya obat mata dengan antibakterinya,
obat kulit tradisional, obat hepatitis dari jenis lumut Marchantia
polymorpha, menormalkan detak jantung, mengobati luka bakar, dan lain
sebagainya.
5. Menjadi obat bius
Obat bius sangat
diperlukan dalam keperluan dunia medis, utamanya dalam melakukan
operasi. Untuk menghilangkan rasa sakit pada saat dilakukan operasi,
maka pasien harus diberikan anestesi untuk membuat mati rasa pada area
tubuh tertentu atau bisa juga untuk membuat pasien tertidur. Lumut
dengan jenis rhodobryum giganteum adalah jenis lumut yang digunakan
dalam pembuatan obat bius.
Nah itulah artikel tentang
Gambar lumut daun, Gambar Lumut Hati, Gambar tumbuhan lumut, gambar
lumut tanduk. Semoga deskripsi diatas bisa menambah wawasan kamu tentang
berbagai jenis tumbuhan lumut dan manfaatnya ya.
#gambar lumut daun, gambar lumut hati, gambar tumbuhan lumut, gambar lumut tanduk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar